Demikian ini Penilaian Budiman Sudjatmiko tentang Sosok Abu Janda

Usaha. com , JAKARTA – Politisi   Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  Budiman Sudjatmiko  turut memberikan komentarnya terkait sosok  Permadi Arya atau Bubuk Janda yang tengah ramai diperbincangkan warganet.

Hal itu terungkap  melalui akun Twitter resminya, @budimandjatmiko, Sabtu (30/1/2021). Dalam unggahannya, dia memuat kembali (retweet) cuitan akun @LOVE_AG4EVER yang mengunggah video dari Permadi Arya dengan narasi yang meminta warganet untuk menyimak penjelasan Abu Janda sebelum mengajak masyarakat untuk berhenti mendaftarkan atau  unfollow akun media sosialnya.

Melalui unggahan itu, Berbudi mengaku pernah bertemu dengan Abu Janda yang datang ke kantornya bersama seorang habib. Dia mengaku sempat berbincang ihwal inovasi.

“Pernah sekadar ketemu @permadiaktivis1  yg main ke kantorku bareng seorang Habaib, sahabatnya & sahabatku juga. Ngobrol ttg inovasi sampai ttg Israel & Iran. Orang yg banyak pikiran & bersemangat tp menurutku gak jahat. Pertanyaan dia: Indonesia bisa maju gak? ” tulisnya melalui Twitter.

Seperti diketahui, Permadi Arya dalam beberapa hari belakang masuk dalam daftar  trending topic di jalan sosial, terutama Twitter lantaran dinilai telah mengeluarkan ujaran mengandung BERARAKAN.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bahkan telah melaporkan aktivis media sosial Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim   Polri   terkait pasal dugaan tindak pidana ujaran menyimpan SARA. Laporan itu telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor masukan Polisi LP/B/0052/I/Bareskrim Polri ter tanggal 28 Januari 2021 dengan tanda pelapor Medya Rischa Lubis.

Ketua Bidang Hukum Balai Pimpinan Pusat KNPI, Medya Rischa Lubis mengemukakan alasan dirinya melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri karena pemilik akun Twitter @permadiaktivis1 itu diduga telah menghina wujud masyarakat Papua melalui cibirannya kepada eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Sementara itu, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan   Susi Pudjiastuti   mengajak jemaah berhenti mengikuti   akun media sosial Permadi Arya. Dia menyebut sosok tersebut tetap menyinggung perasaan publik.

Melalui akun Twitternya, Susi mengutarakan bahwa sudah saatnya publik membatalkan ocehan Abu Janda. Terlebih kurang pernyataannya disampaikan di masa pandemi yang justru malah menyinggung perasaan publik.

“Saya pikir saatnya dihentikan ocehan-ocehan model seperti ini yang selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya di era sulit pandemic, hal-hal yang tak positif dibiarkan. Ayo kita unfollow, dan jangan perdulikan lagi orang-orang seperti ini. Salam sehat & damai, ” tulisnya, Jumat (29/1/2021)..

Terpisah, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP)   Muhammadiyah   Abdul Mu’ti meminta Permadi Arya belajar mengaji. “Suruh belajar mengaji dulu lah dia, biar ngajinya diperdalam dulu supaya enggak invalid memahami agama Islam, ” prawacana Abdul Mu’ti di kantornya, Jakarta Pusat pada Jumat (29/1/2021).

Konten Premium Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Disini untuk info lebih lengkapnya.

#mc_embed_signup background: #D5DFEB; clear: left; font: 14px Helvetica, Arial, sans-serif; /* Add your own Mailchimp form style overrides in your site stylesheet or in this style block. We recommend moving this block and the preceding CSS link to the HEAD of your HTML file. */