Dongeng dari Negara Jiran: Pandemi Bisa Bikin Orang Melakukan Apa Selalu!

Bisnis. com , SINGAPURA — Merasa simpatik terhadap saudara laki-lakinya dan seorang kawan yang tidak dapat melihat puak mereka di luar negeri semasa pandemi Covid-19, seorang tukang perahu setuju untuk membantu mereka mencuaikan Singapura secara ilegal.

Sekitar tengah malam, Arman Mahmood dari Singapura membawa kedua adam itu ke perairan selatan Pulau Kusu. Di sana sudah ada perahu yang menunggu. Perahun lalu melaju menuju Batam.

Arman (36), seperti dikutip daripada www.malaymail.com, Sabtu (9/1/20201), pada Jumat (8/1/2020) dihukum penjara 7 kamar dan didenda S$6. 000 oleh pengadilan di Singapura setelah dia mengaku meninggalkan negara itu secara ilegal dan dengan sengaja mematikan transponder kapal untuk menghindari deteksi.

Arman akan melaksanakan dua minggu lagi di kurungan karena dia tidak mampu membalas denda.

Meja hijau mendengar bahwa Arman bekerja sebagai nakhoda kapal yang mengangkut penumpang dari Marina South Pier ke kapal, atau dari satu kapal ke kapal lain.

Saat bertugas sekitar pukul 23. 35 pada 29 Oktober tarikh lalu, saudaranya Muhammad Aqib Mahmood (29), meminta bantuan Arman untuk mengantarkannya dan kenalannya, Mohamad Sodikin Ritban (43), ke Batam untuk menemui keluarga mereka.

Arman tahu bahwa adiknya sering bepergian ke Batam sebelum penyekatan perjalanan diberlakukan karena pandemi. Aqib memiliki keluarga yang tinggal pada Batam meskipun dia tidak menikah secara resmi di sana.

Arman setuju untuk menolong kedua pria itu karena tempat bersimpati pada penderitaan mereka.

Saat mendekati perbatasan kurun Indonesia dan Singapura, Arman membekukan aliran listrik ke transponder biar tidak terdeteksi oleh Polisi Penjaga Pantai Singapura.

Transponder adalah alat pelacak wajib dengan memungkinkan pihak berwenang melacak tempat kapal dan agar kapal bisa mengidentifikasi kapal lain di dekatnya.

Satu jam kemudian, perahu bermotor sepanjang 15 meter tiba untuk menjemput kedua adam itu. Lalu, Arman mengarahkan kembali kapalnya ke Singapura dan menyalakan transponder.

Sial bagi Arman, seorang petugas penjaga pantai ternyata telah mengawasi mereka & langsung menangkapnya.

Rencana pengadilan menunjukkan bahwa kedua adam tersebut, keduanya warga negara Singapura, ditangkap setelah mereka kembali ke Singapura.

Aqib sudah kembali ke Singapura melalui Tanah Kusu pada akhir November tarikh lalu dan dipenjara 2 kamar pada Desember. Sodikin sekarang ditahan, menunggu kasus pengadilannya.

Arman mengatakan kepada persidangan kalau dia telah belajar dari kesalahannya dan meminta keringanan hukuman karena dia memiliki seorang istri dalam Johor, Malaysia, yang sedang melempem.

“Saya tahu kami salah, ” katanya melalui seorang penerjemah Melayu. “Saya tidak melayani ini demi uang, saya cuma ingin membantu. ”

Hukuman maksimum untuk mendorong seseorang meninggalkan negara secara ilegal merupakan penjara dua tahun dan denda S$6. 000 dan tindakan berniat mematikan transponder kapalnya, Arman bisa didenda hingga S$20. 000.

Konten Premium Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 jalan menggalang dana untuk membantu gaya medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, mengikuti membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

#mc_embed_signup background: #D5DFEB; clear: left; font: 14px Helvetica, Arial, sans-serif; /* Add your own Mailchimp form style overrides in your site stylesheet or in this style block. We recommend moving this block and the preceding CSS link to the HEAD of your HTML file. */