FPI Mau Lapor Kasus Penembakan ke ICC, Aktivis HAM: Sia-sia

Bisnis. com , JAKARTA – Pengacara dan pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) Veronica Koman mengungkapkan bahwa upaya Tim Advokasi mencari keadilan dalam perisitiwa penembakan 6 anggota Front Pembela Agama islam (FPI) melalui International Criminal Court (ICC) akan sia-sia.

Dia yakin 123 persen pengaduan atas kasus yang menimpa pola bentukan Habib Rizieq Shihab tersebut tidak akan diterima dengan beberapa alasan. Hal ini dia sampaikan melalui akun Twitter @VeronicaKoman, Rabu (20/1/2021).

Alasan mula-mula kasus penembakan 6 anggota Depan Pembela Islam (FPI) tidak akan diterima di ICC adalah zaman ini Indonesia belum meratifikasi Statusa Roma.

Pembentukan Statusa Roma ini bertujuan untuk menjamin hadirnya aspek keadilan bagi korban. Statusa ini telah mulai dijalankan pada tahun 2002, juridiksinya menyatu empat hal yaitu kasus kriminal genosida, pelanggaran HAM, perang, & agresi dikutip melalui ICC, Kamis (21/1/2021).

Kausa kedua, Veronica mengungkapkan bahwa urusan penembakan yang terjadi pada tujuh Desember 2020 itu bukanlah macam kasus ICC. Pasalnya ICC sangat sibuk, sehingga hanya sanggup menghantam kasus terburuk dari yang terburuk di dunia ungkap Veronica.

Selain itu saat ditanyai akhir dari kasus ini, dan apakah kasus ini akan menguap seperti yang sudah-sudah dari salah satu warganet, Veronica mengungkapkan bahwa prospek itu memang ada.

“Sepertinya begitu ya. Impunitas. Oleh karena itu bisa dipahami rasa frustasi tim advokasi FPI sehingga mencari sabuk ke Internasional, ” ungkap Veronica dikutip pada Kamis (21/1/2021).

Seperti dikutip Bisnis pada Rabu (20/1/2021), tindakan Tim Advokasi melaporkan kasus ini kepada ICC atau Pengadilan Internasional dikarenakan bentuk legal di Indonesia tidak mampu mengungkapkan kasus pelanggaran HAM ini.

“Karena telah benar bahwa sistem legal di Nusantara tidak memiliki kemauan dan tidak bisa untuk memutus mata rantai menjijikannya pelanggaran HAM di Nusantara yang pelakunya saat ini masih berkeliaran, ” tulis surat yang dikirimkan ke ICC, yang dibagikan oleh Eks Sekretaris Umum DPP FPI Munarman.

Konten Premium Hadir / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang sedekah untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona dengan disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu infak sekarang! Klik Di Sini buat info lebih lengkapnya.

#mc_embed_signup background: #D5DFEB; clear: left; font: 14px Helvetica, Arial, sans-serif; /* Add your own Mailchimp form style overrides in your site stylesheet or in this style block. We recommend moving this block and the preceding CSS link to the HEAD of your HTML file. */