Korban Warga Sipil Terus Bertambah, Pemerintah Jepang Kutuk Militer Myanmar


Bisnis, com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu mengungkapkan pernyataan terkait bertambahnya jumlah korban warga sipil di Myanmar.

Mengutip Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai / NHK) pada Selasa (30/3/2021), melalui sebuah pernyataan resmi Pemerintah Jepang sangat mengecam situasi Myanmar atas penggunaan kekuatan terhadap warga sipil oleh militer dan kepolisian Myanmar yang terus menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka, dengan angka kematian mencapai rekor tertinggi pada 27 Maret 2021.

Pernyataan itu menambahkan bahwa penembakan terhadap warga sipil, perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan, dan pemberangusan aktivitas media adalah tindakan yang bertentangan dengan pengumuman resmi militer Myanmar tentang pentingnya demokrasi.

Pernyataan ini kedekatan kepemimpinan militer untuk kembali bahwa militer sebagai organisasi yang melindungi kehidupan warganya dari ancaman asing.

Pernyataan ini menyatakan bahwa pemerintah Jepang sekali lagi kedekatan militer Myanmar untuk segera melakukan tindakan kekerasan terhadap warga sipil, membebaskan Penasihat Negara Aung San Suu Kyi dan tahanan lainnya, serta menciptakannya mengembalikan sistem politik demokratis di Myanmar.

Adapun, sebelumnya, Komisioner Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet, dan Penasihat Khusus PBB terkait Pencegahan Genosida, Alice Wairimu Nderitu, pernyataan pernyataan bersama pada Minggu (28/03/2021).

Mereka menyatakan bahwa tindakan militer dan kepolisian yang memalukan, pengecut, dan brutal harus segera menghubungi. Mereka menambahkan bahwa masyarakat internasional memiliki tanggung jawab untuk melindungi warga Myanmar dari kejahatan keji tersebut.

Pelapor Khusus PBB terkait situasi HAM di Myanmar, Tom Andrews, menulis di Twitter, “Dewan Keamanan PBB bisa bertindak terhadap kekejian junta di Myanmar.”

Andrew menyarankan anggota DK PBB harus mengeluarkan resolusi darurat Myanmar yang mencakup larangan ekonomi dan arus.

Sementara itu Presiden AS Joe Biden mengatakan pembunuhan warga sipil tersebut sebagai hal yang buruk, sangat keterlaluan, dan tidak diperlukan. Dia bahwa pemerintah AS memberlakukan sanksi tambahan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini:

jepang myanmar

Konten Premium

Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.


Cashback paus Result SGP 2020 – 2021. Undian terbaru yang lain-lain tampak diamati secara berkala lewat banner yang kita sampaikan dalam website ini, serta juga siap dichat pada teknisi LiveChat support kami yang siaga 24 jam On-line guna mengservis semua keperluan antara pemain. Lanjut buruan join, serta ambil hadiah Lotre & Kasino On-line tergede yang tersedia di lokasi kami.