Setahun Covid-19: Vaksinasi Digeber, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Diterjunkan


Bisnis.com, JAKARTA – Virus Wabah Corona penyebab Covid-19 sudah melanda Indonesia.

Berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19, jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Indonesia hingga Senin (1/3/2021) adalah 1.341.314 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.151.915 orang sembuh, dan 36.325 orang meninggal.

Selama Covid-19 ‘mencengkeram’ Indonesia, berbagai cara telah dilakukan pemerintah bekerja sama dengan lembaga nonpemerintah, badan usaha milik negara (BUMN) untuk melakukan laju penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

Adapun, upaya yang telah dilakukan pemerintah antara lain kegiatan warga di luar rumah seperti di perkantoran, mal, tempat hiburan dalam bentuk sosial berskala besar (PSBB), pengelolaan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa Bali, PPKM Skala Mikro, menggalakkan 3M ( tangan, menjaga masker, menjaga jarak).

Memasuki tahun 2021, upaya lain yang dilakukan pemerintah adalah melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendapat suntikan vaksin Covid-19 perdana pada 13 Januari 2021.

Sampai saat ini proses vaksinasi masih berlangsung dengan menyasar kelompok masyarakat tertentu.

Vaksin Covid-19 yang digunakan adalah vaksin jadi yang diproduksi Sinovac langsung dan persetujuan Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan POM, yaitu dengan kemasan bernama CoronaVac.

Sebelum mendapatkan UEA, vaksin dari China ini menjalani uji klinis bersama Tim Uji Klinis Universitas Padjajaran. Vaksin yang digunakan untuk uji klinis ini dikemas dengan nama Vaksin SARS-CoV-2.

Selain vaksin jadi, pada awal Januari Sinovac kirim 15 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku (vaksin curah) untuk bisa diolah menjadi vaksin jadi dan dikirim PT Bio Farma.

Saat meninjau upaya penanganan Covid-19 di Puskesmas Bambanglipuro Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (1/3/2021), Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin ingin laju penularan Covid-19 bisa menjadi satu orang di bawah satu Agar kasus konfirmasi positif yang dirawat di rumah sakit tidak semakin menjadi beban bagi fasilitas kesehatan.

“Laju penularan harus bisa turun, saya ingin di bawah satu, satu orang nularin 0,8 atau 0,6, artinya tiga orang nulari dua, atau empat orang nulari tiga,” kata Menkes.

“Jangan empat orang nulari empat, atau empat orang nulari 40 orang, itu bahaya. Dan tadi saya lihat tiga orang konfirmasi dilacak nulari tiga orang, itu masih satu bandeng satu, kalau bisa satu dibanding lebih kecil,” lanjut Budi.

Oleh karena itu, dia mendorong upaya Pemkab Bantul dalam rangka Penguatan Puskesmas Bambanglipuro dalam Akselerasi Pengujian, Penelusuran, dan Pengobatan (3T) dengan dukungan keterpaduan tenaga kesehatan, TNI / Polri dan Pemberdayaan Masyarakat guna menurunkan laju penularan kasus Covid-19.

“Kalau ini bisa, kasus konfirmasi positif turun, pasti tekanan di rumah sakit turun, aturannya kalau 100 konfirmasi, 80 orang perlu dirawat di selter (tempat isolasi mandiri) saja, dan 20 orang harus masuk rumah sakit, itu kalau 100 kasus,” katanya .

Perlengkapan atlet dan ofisial pengisian kertas pendaftaran vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (26/2/2021). Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan vaksinasi Covid-19 perdana kepada insan olah raga nasional dengan menyasar 820 orang, termasuk atlet, pelatih dan tenaga kesehatan dari 40 cabang olahraga (cabor) ./ Antara

Budi, menambahkan misalnya 1.000 kasus maka rumah sakit harus makan 200 orang dan seterusnya.

“Karena itu saya bilang jangan di rumah sakit yang diberesin, itu salah strateginya, kasihan, banyak nakes meninggal gara-gara itu (pasien penuh), harusnya diberesi dari ‘intel’nya di surveilansnya, atau di hulunya, itu yang harus cepat, dengan demikian laju penularan turun, “katanya.

Dalam percepatan pelacakan kasus positif Covid-19, Menkes meminta agar ada pelibatan Bhayangkara Pembina Kamtibmas atau Bhabinkamtibmas dan Bintara Pembina Desa atau Babinsa, karena aparat TNI dan Polri tingkat desa itu yang melihat kondisi di daerah masing-masing wilayah.

“Untuk itu perlu disiplin teman-teman di puskesmas, dan untuk menelusuri ada aturannya 30 per 100 ribu populasi, jadi kira-kira butuh 80 ribu se-Indonesia, bagaimana caranya? Paling cepat pakai Bhabinkamtimas dan Babinsa karena di desa-desa ada, minta tolong mereka, “tukas Budi.

Lebih Sejuta Orang Divaksin

Sebanyak 1.720.523 orang Indonesia telah menjalani vaksinasi Covid-19 atau bertambah 28.799 orang pada 1 Maret 2021, dengan pemberian vaksin dosis pertama.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Senin (1/3/2021), dari 1.720.523 orang tersebut, sebanyak total 1.002.218 orang sudah diberikan vaksin dosis kedua, atau bertambah 3.779 orang pada 1 Maret 2021.

Pemerintah menetapkan sebanyak 181.554.465 dari total penduduk Indonesia akan divaksin Covid-19.

Sementara itu, ditargetkan sebanyak 1.468.764 tenaga kesehatan akan mendapat vaksinasi Covid-19.

Selain tenaga kesehatan, pemerintah juga sudah memulai memberikan vaksin kepada kalangan lain termasuk pemuka agama, petugas layanan publik, pedagang kaki lima dan pedagang di pasar tradisional.

Pemerintah daerah dari 70 persen penduduk Indonesia menerima vaksin Covid-19 dalam rangka untuk menciptakan kelompok kelompok di Tanah Air.

Kekebalan tubuh individu dan kelompok penting dalam rangka memberikan perlindungan dari infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dan melemahkan laju penularan Covid-19.

Pada pemberian vaksin saat ini, satu orang memerlukan dua dosis vaksin, sehingga jika sasaran target vaksinasi adalah hampir 181,6 juta penduduk Indonesia maka dibutuhkan sekitar 363 juta suntikan vaksin.

Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pesepak bola Timnas sepak bola U-23 Miftahul Hamdi (kiri) di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (26/2/2021). Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan vaksinasi Covid-19 perdana kepada insan olah raga nasional dengan menyasar 820 orang, termasuk atlet, pelatih dan tenaga kesehatan dari 40 cabang olahraga (cabor) ./ Antara

Konten Premium

Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.


Undian terbesar Data SGP 2020 – 2021. Jackpot mingguan yang lain-lain tersedia diperhatikan dengan terstruktur melewati poster yg kami tempatkan di laman ini, serta juga dapat dichat terhadap layanan LiveChat pendukung kita yg menunggu 24 jam On-line dapat melayani seluruh kepentingan para player. Yuk segera sign-up, serta menangkan prize Toto dan Live Casino Online terbaik yang ada di lokasi kita.