Soal Kelangkaan Tabung Oksigen dan Obat, Fatwa MUI : Haram Menimbun!


Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Bidang Fata Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mengingatkan perilaku yang menimbulkan kehevohan dan kepanikan serta menyebabkan kerugian masyarakat seperti menimbun, haram hukumnya.

Hal tersebut, tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020. Dalam fatwa itu disebutkan “Tindakan yang menimbulkan kepanikan dan/atau menyebabkan kerugian publik, seperti memborong dan menimbun bahan pokok kebutuhan dan menimbun masker hukumnya haram”.

Hal ini termasuk memborong obat-obatan, vitamin, oksigen, yang menyebabkan kelangkaan. Alhasil, orang yang membutuhkan dan bersifat mendesak, tidak dapat memperolehnya.

“Penimbunan kebutuhan pokok tersebut tidak diperkenankan sekalipun untuk tujuan jaga-jaga dan persediaan, sementara ada orang lain yang membutuhkan secara sangat mendesak,” kata Asrorun dalam keterangannya, Minggu (4/7/2021).

Dia menegaskan apa perlu mengambil langkah darurat untuk mengendalikan situasi guna menjamin ketersediaan dan mencegah penimbunan, “Dan menindak oknum yang mengambil keuntungan dalam kondisi susah.”

MUI pun meminta pemerintah memastikan ketersediaan oksigen, obat-obatan, vitamin, serta kebutuhan pokok masyarakat secara merata.

Pemerintah juga diminta melakukan penindakan hukum terhadap orang maupun korporasi yang memanfaatkan situasi pandemi untuk mencari keuntungan ekonomi dengan menahan dan atau mempermainkan harga. “Sehingga menyebabkan kelangkaan serta harga membumbung tinggi,” ucapnya.

Pemerintah juga perlu mencegah tindakan sebagian orang yang menimbun oksigen, obat-obatan, vitamin, dan kebtuhan pokok yang menyebabkan sulitnya akses bagi orang-orang yang membutuhkan.

Selain itu, Asrorun mengajak masyarakat, khususnya umat Islam untuk terus membantu membantu korban Covid agar dapat memperoleh layanan kesehatan.

Hal ini termasuk ketersediaan oksigen, obat-obatan, dan vitamin. Carany, kata Asrorun, dengan sedekah oksigen, obat-obatan, vitamin, sembako dan kebutuhan lain yang mendesak. “Serta tidak menimbun barang-barang pokok tersebut, termasuk tabung oksigen,” ucapnya

Sebelumnya, Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia membuat kelangkapan tabung oksigen. sejumlah rumah sakit mengaku kesulitan mencari media penampung oksigen tersebut di tengah tingginya kebutuhan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan peningkatan kebutuhan tabung oksigen yang terjadi karena rumah sakit menambah fasilitas ruang perawatan dalam penanganan Covid-19, baik dalam bentuk bangsal maupun tenda darurat. “Kami mencoba agar kebutuhan tabung oksigen untuk perawatan pasien Covid-19 bisa terpenuhi,” katanya, dikutip siaran pers, Selasa (29/6/2021).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Konten Premium

Masuk / Daftar



Prize besar Pengeluaran SGP 2020 – 2021. Hadiah oke punya yang lain-lain tampil diamati dengan berkala melalui banner yang kita sampaikan di website tersebut, lalu juga dapat ditanyakan pada operator LiveChat support kita yg ada 24 jam Online untuk mengservis semua maksud antara visitor. Yuk secepatnya join, dan dapatkan hadiah Lotere dan Live Casino Online terhebat yang hadir di web kami.